5 Tips Efektif Mengatur Penggunaan Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyelesaikan Suatu Kerjaan

Tak sedikit orang yang tidak tahu sama sekali, untuk melakukan suatu pekerjaan, kira-kira akan memakan waktu berapa lama sih? Misal, Dia Anda punya agenda presentasi jam 9 pagi. Kemudian, Anda agendakan sebelum ngisi itu, Anda mau buat slidenya dari jam 5 pagi. Eh, rupanya uda jam 8 lewat, slidenya belum beres juga.

Nah, itu berarti, Anda belum tahu, karena belum memperkirakan berapa lama sih waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu? Belum bagus manajemen waktunya. Coba Anda tahu, berapa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap poin-poin SOP pekerjaan Anda, insya Allah nggak ada jadi pusing nanti..

Nah, berikut ini, ada 5 tips yang bisa membantu Anda agar lebih baik dalam menghitung dan mengatur penggunaan waktu Anda ketika kerja, bahan juga ketika di Rumah aja, bahkan dimana-mana deh.

1. Jadikan Pengalaman di Masa Lalu Sebagai Rujukan

Yah, Anda bisa cek kembali

  • Kalau Anda mandi, itu butuh berapa menit sih
  • Kalau makan pakai lauk A, berapa lama
  • Pakai lauk B, berapa lama
  • Booting laptop, berapa lama
  • Setrika baju, berapa lama
  • Nyuci, berapa lama
  • Ngetik 1000 kata, berapa lama
  • Research filosofi desain, berapa lama
  • Balas email, berapa lama
  • Jalan dari depan pintu Rumah sampai ke jalan raya, berapa lama

Nah, kalau dari pengalaman-pengalaman tersebut, bisa Anda tarik jadi panduan sebagai manajemen waktu Anda. 

2. Tepat Mengidentifikasi Pekerjaan yang Tergantung pada Situasi dan Kondisi

Tentunya, sesuaikan pula dengan kondisi. Bisa jadi waktu yang dibutuhkan pada suatu keadaan tertentu, berbeda dari biasanya, karena kondisi hujan, panas, ada suatu barang yang sudah rusak, dan lain-lainnya.

Misal, Anda perhatiin belakangan ini, udah seminggu, hujan turun sekitar jam 12. Maka, untuk nyuci baju, jangan jam 9 deh. Jam 6 lewat gitu. Biar bisa segera dijemur, dan udah kering sebelum siang.

Artikel Lainnya:  8 Bahaya yang Akan Terjadi, Kalau Anda Tak Membuat To-Do List Mau Ngapai Aja Seharian

Nah, apalagi di kasus lain, misal, kalau hari Rabu, Anda di Kampus dari jam 8 sampai jam 2. Maka, sebaiknya hari itu Anda nggak usah nyuci deh, besok aja. Karena, kan Anda pulang jam 2. Kalau tadi nyuci, terus menjemur, jam 12 hujan turun, sementara Anda masih di Kampus, yah nggak keangkat deh jemurannya. Basah lagiii…

Dan masih banyak contoh lainnya. Anda harus jeli dan ceras melihat gimana penggunaan waktu pada kerjaan dalam kondisi normal, dan gimana penggunaan waktu pada kerjaan yang dalam kondisi A, dalam kondisi B, dan seterusnya.

Hmm, sekiranya Anda sudah mencoba beberapa game RPG, sepertinya Anda bakal lebih mudah paham. Hehehe!

Jadi, yang harus Anda lakukan >> catat! Semuanya!

3. Hitung Mulai dari Start Sampai Finish

Nah, cara yang paling bagus untuk memastikan penggunaan waktu yang dibutuhkan, Anda hitunglah. Misal, pakai stop watch. Jangan bilang, “Sekitar 10 menit” atau sebagainya, yang menggunakan angka genap. Lebih jelas, lebih bagus. Pakai angka yang nggak genap, bahkan dengan menit-detiknya. “16 menit, 58 detik”. Biar lebih aman.

4. Buat Detail Step-by-Step (dalam jangka detik) Sampai Selesai

Sekali lagi, lebih jelas, lebih bagus. Lebih aman jadinya. Misal, Anda mau ngadain kajian nih. Nah, maka, coba ambil kertas. Tulis, apa langkah awalnya? Mulai dari kontak pembicara, buat pengumuman, atur budget konsumsi, mau beli konsumsi dimana, persiapkan logistik, dan seterusnya.

Pun, lebih bagus lagi kalau didetailkan lagi, logistiknya itu karpet, papan tulis, penghapus, piring plastik, dan seterusnya. Nanti, coba tes dulu spidolnya, tintanya masih ada atau udah habis. Kalau udah habis, beli, baca bener-bener kemasannya, jangan salah beli, jadi yang permanent. Dan seterusnya.

Artikel Lainnya:  12 Ciri-Ciri Orang Kreatif, Coba Cek, Apakah Anda Termasuk?

Rumusnya, yang dikatakan detail itu adalah, step-by-step yang dipisah dengan jangka detik-detik kecil. Bukan yang dipisah dengan jangka menit, jangka jam, jangka hari, jangka minggu, ataupun jangka lainnya yang besar.

5. Sediakan Injury Time

Satu lagi caranya bisa aman, begini. Misal, Anda sudah pernah mecatat, Anda bisa selesai menulis dalam waktu 1,5 jam Nah, ketika membuat agenda to-do list, berikanlah waktu 2 jam untuk mengerjakannya. Biar untuk jaga-jaga, siapa tahu rupanya ada keadaan yang membuat Anda jadi tertunda menyelesaikan tulisan tersebut, atau mungkin jadi tertunda melakukan kerjaan lain berikutnya. Jadinya, masih ada luang waktu untuk mengerjakannya.

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.