5 Cara Memilih Teman yang Baik, Awas Salah Teman Bikin Hidup Bermasalah

Cara Memilih Teman yang Baik
Sumber: Pixabay

Faktanya memang orang-orang hebat itu biasanya punya teman-teman yang hebat juga. Sebaliknya pula, orang-orang yang bermasalah itu biasanya punya teman-teman yang bermasalah juga.

Maka dari itu, tidak heran apabila Rasulullah Saw. bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman [HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378.]

Dengan siapa kita berteman dan seperti apa teman kita kemungkinan kita juga punya pribadi atau sikap yang sama dengan mereka.

Nah, berikut ini merupakan tips bagaimana cara memilih teman yang baik, agar insyaAllah kehidupan Anda pun senantiasa baik.

1. Pilih yang punya kesukaan dan hobinya mirip dengan Anda

Tidak mesti sama persis, yang penting mirip saja, ada sebagian yang sama. Karena orang yang seperti itu bisa membuat Anda lumayan nyaman.

Maka wajarlah apabila:

  • Orang yang senantiasa sholat awal waktu berjamaah di Mesjid, lebih nyaman dengan orang yang senantiasa sholat awal waktu berjamaah di Mesjid juga.
  • Orang yang biasa main judi, lebih nyaman dengan orang yang senantiasa main judi juga.
  • Orang yang suka MotoGP, lebih nyaman dengan orang yang suka MotoGP.
  • Orang yang bisnis online, lebih nyaman dengan orang yang bisnis online juga.
  • Dan lain-lain sebagainya.

Hal ini sebenarnya masuk akal saja sih karena memang faktanya kita tidak akan pernah merasa nyaman dengan orang – orang yang tidak sependapat, seasas dan sekomitmen dengan kita karena itu agar diri merasa nyaman kita akan cari orang yang memang punya sikap dan pribadi yang sama dengan diri kita.

Meski di kasus lain, bisa saja orang yang berbeda dengan kita itu kita temani juga; namun dalam rangka untuk mempengaruhinya. Jangan sampai malah kita yang dipengaruhi, terlebih lagi pada persoalan pandangan hidup dan keyakinan yang salah.

Artikel Lainnya:  Wali Kota Bogor Bima Arya: Mengantarkan Anak ke Sekolah Bisa Membangun Kedekatan dengan Anak

Sadar atau tidak, bisa jadi kamu juga merasakan hal yang sama dalam lingkar persahabatan yang kamu jalani.

2. Pilih teman yang istiqamah beriman dan bertaqwa

Kalau kamu berteman dengan seorang aktivis muslim, sedikit atau banyak pasti kamu suatu hari nanti akan punya pemahaman yang serupa dengannya.

Begitu pula sebaliknya ketika kamu berteman dengan seorang yang buruk. Kecil atau besar suatu saat kamu juga pasti bakal mengikuti jejaknya.

Iya sih sekarang kamu bilang “nggak akan kok” tapi kalau keadaan sudah memaksa, gimana? Banyak terjadi seseorang mengikuti keburukan temannya, dengan dalih persahabatan.

Karena itu dalam memilih teman yang kamu perlu perhatikan yaitu seperti apa agamanya. Apakah dia rajin melakukan amal shaleh, dan senantiasa ogah pada kemaksiatan? Kalau memang tidak, sementara kamu orangnya rajin beramal shaleh, dia hobi maksiat; maka tak lama kemudian pasti akan terjadi pertikaian di antara kalian.

3. Pilih teman yang tidak suka mengeluarkan kata-kata kasar

Salah satu ciri bahwa ia adalah teman yang baik atau tidak untuk kamu adalah bisa dilihat dari tutur bahasanya. Jadi perhatikan aspek ini juga ketika kamu sedang memilih teman. Kamu bisa mulai sekarang berusaha mengenali teman-teman kamu semuanya.

Kalau memang teman-teman kamu suka mengumpat, suka berkata kotor, suka mengejek, dan suka mencela; ada baiknya segera kamu tinggalkan.

Karena kalau tidak? Yah pasti telinga Anda akan kepanasan terus. Pun nyaris bisa dipastikan cepat atau lambat kamu bakal terpengaruh dan ikut-ikutan mereka.

4. Cari tahu dia jujur atau tidak

Di manapun kita berada, mau di lingkungan kelas sosial tinggi atau tidak; kejujuran adalah nomor satu.

Orang yang nggak jujur itu biasanya orang yang opurtunis. Berteman dengan seseorang, dalam rangka memanfaatkannya.

Artikel Lainnya:  Syukurilah Keberadaan Sang Istri, Walau Terdapat Kekurangan pada Dirinya

Makanya kejujuran ini tak terhingga harganya. Sekali orang tidak bisa jujur, maka dampaknya orang lain males percaya selama-lamanya. Kamu tentu tidak ingin berteman dengan pembohong gitu bukan?

Karena itu, cek hal ini juga ya.

5. Pilih yang suka memberi nasihat

Coba perhatikan teman yang sekarang ini kamu gauli, dia suka memberi nasihat ke kamu tidak? Kalau memang ia suka dan sering memberi nasihat ke kamu, kemungkinan besar dia memang punya ruang hati yang tulus buat kamu dan memang ia ingin bersama-sama kamu beranjak dari ruang gelap, menuju ruang remang dan berlari menuju ruang yang terang benderang.

Teman yang seperti itu jangan pernah kamu lepaskan karena ia adalah sebaik-baiknya teman.

Nah sekarang kamu sudah tahu apa saja karakter teman yang cocok untuk dijadikan sahabat terbaik dan kamu juga tahu cara memilih teman yang baik seperti apa.

Semoga informasi di atas bermanfaat. Tetaplah semangat untuk menjadi lebih baik ya guys.. 😉

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar