Agak Seram Saat Tak Terasa Kok Waktu Cepat Banget Berlalu? Jangan Khawatir, Asal Anda Isi dengan 10 Hal Bermanfaat Ini

Sumber: Pexels.com

Seringkah Anda merasa begini:


  • perasaan baru pulang sholat shubuh, main laptop sebentar, tahu-tahu sudah adzan dzuhur..? Belum ngapa-ngapain, tahu-tahu udah mau maghrib aja…?
  • kemarin baru hari Senin, tiba-tiba besok sudah hari Senin lagi..?
  • perasaan kemarin baru masuk tanggal 1 Juni, tahu-tahu udah tanggal 27 aja..? Sudah mau akhir bulan..
  • perasaan kemarin baru idul fitri, sekarang udah mau idul fitri lagi…
  • perasaan itu anak kemarin baru masuk SD, eh sekarang udah lulus aja mau masuk SMP..
  • Dan beraneka perasaan sejenis, yang intinya tak terasa waktu cepat sekali berlalu…

Apakah Anda sering merasa seperti itu? Saya pribadi, sering. Malah rasanya agak seram dan menakutkan. Bahkan ada rasa sedih juga.

Kenapa sedih?

Karena sebetulnya diri kita ini paham, bahwa hidup yang baik adalah hidup yang diisi dengan aktivitas yang baik-baik. Yaitu yang bermanfaat bagi orang lain, memberi banyak kontribusi, dan tentu itu semua dalam rangka meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Swt.

Maka dari itu, rugilah apabila waktu senantiasa berlalu, padahal ajal bisa datang kapan saja, kemudian tiba-tiba meninggal, sementara seumur hidup kita belum banyak diisi kebaikan.

Nah, maka dari itu, Anda pastikanlah waktu-waktu yang tak terasa sudah beralu itu telah Anda isi dengan hal-hal bermanfaat. Setidaknya, Anda pastikanlah ada perubahan pada 10 hal ini.

1. Anda sudah membaca beberapa artikel dan buku

Sumber: Wikipedia.org

Yups, mengingat hal ini, merupakan salah satu yang dapat mengobati kesedihan saya saat tak terasa waktu telah berlalu.

Tatkala tak terasa padahal kemarin baru masuk Januari 2016, tahu-tahu sekarang sudah pertengahan 2016 saja, di situ saya kadang merasa sedih.. “Kok aku gini-gini aja ya..? Nggak ada perubahan yang berarti..” maka saya ingat-ingat setidaknya sudah berapa buku yang selesai saya baca.

Setelah mengingat hal tersebut, setidaknya saya jadi sedikit agak lega. Alhamdulillah ternyata hari-hari saya berlalu pada hal yang bermanfaat.

2. Anda sudah ‘memproduksi’ beberapa hal

Sumber: Pexels.com

Kata ‘produksi’ di atas saya beri tanda kutip, karena menyesuaikan dengan keseharian Anda.

Bisa jadi produksi dalam artian harfiah, menghasilkan suatu barang. Bisa jadi pula dalam artian membuat tulisan, membuat desain, membuat karya, mengajar, berkontribusi, membantu orang, dan lain sebagainya.

Karena memang yang patut disedihkan adalah tatkala tak terasa waktu sudah berlalu, kemudian kita ditanya, “Kamu sudah ngapain aja..?” lalu kita jawab, “Belum ada buat apa-apa.. :(”

3. Anda menjadi lebih penyabar

Sumber: Pixabay

Memang kesabaran itu perlu dilatih. Awalnya mungkin kita langsung emosi saat direndahkan orang, saat dimarahin, saat internet lemot, saat handphone dan laptop lemot, dan lain sebagainya.

Artikel Lainnya:  9 Gambar Ini Menunjukkan Ternyata Betapa Memalukannya Perilaku Pemalas Itu!

Lama-kelamaan, kita menjadi tidak selalu marah. Meski kadang agak marah.

Kemudian lama-kelamaan, kita menjadi lebih bijak, tidak marah sama sekali. Jadi terbiasa proaktif, tidak latah merespon.

4. Anda memiliki lebih banyak kenalan

Sumber: Flickr

Silaturahmi memang merupakan satu perkara yang jelas-jelas baiknya. Terlebih lagi pada agenda silaturahmi itu membuat kita mendapatkan kenalan-kenalan baru. InsyaAllah itu merupakan suatu prestasi juga.

5. Anda sudah move on

Sumber: Pexels.com

Tidak sedikit memang orang yang membutuhkan waktu yang lama untuk move on. Bahkan tak kunjung move on.

Maka, alhamdulillah lah tatkala Anda sudah mulai berhasil move on dari satu atau beberapa kegalauan. Sudah mulai tidak terlalu membawa emosi negatif. Yang penting Anda sudah dapat pelajarannya, dan senantiasa berusaha agar kesalahan di masa lalu tersebut tidak terjadi lagi.

6. Sudah ada tujuan Anda yang tercentang check list

Sumber: Flickr

Setiap orang pasti punya impian, cita-cita, target, atau suatu tujuan tertentu. Seperti misalnya pingin beli laptop baru, pingin nikah, pingin lulus, dan sebagainya. Yang mana hampir setiap hari hal tersebut Anda bayang-bayangkan.

Nah, alhamdulillah, bersyukurlah tatkala satu atau beberapa tujuan Anda sudah berhasil Anda capai.

Saya pribadi, merasa terharu saat list target saya yang dari dulu kepingin banget saya wujudkan, alhamdulillah akhirnya bisa terwujud juga.

7. Anda semakin jeli melihat peluang

Sumber: Pexels.com

Iya, salah satu yang menyulitkan kita berkembang itu adalah apabila kita selalu melihat sisi negatif dari segala kejadian, susah melihat sisi positifnya. Sehingga, mudah menyerah dan akhirnya tak pernah berhasil menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan.

Alhamdulillah apabila makin sekarang Anda semakin jeli melihat peluang dan sisi positif dari kejadian-kejadian, sehingga Anda punya harapan, kemudian tetap bekerja dan berjuang, hingga akhirnya Anda berhasil.

8. Anda semakin paham menata prioritas mana yang penting dan yang kurang penting

Sumber: Pixabay.com

Kemampuan menata prioritas merupakan hal yang niscaya harus ada. Karena apabila kita miss malah waktu-waktu kita lebih banyak diisi buat hal yang kurang penting, bahkan tak penting, sehingga melalaikan yang penting; maka di hari kemudian wajarlah kita sedih dan menyesal ternyata masa lalu kita jelek.

9. Anda tidak suka sombong lagi

Sumber: Wikipedia.org

Baginda Rasulullah SAW, sebagaimana dituturkan oleh Abdullah bin Mas’ud ra, pernah bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam kalbunya ada sikap sombong meski sebesar biji sawi.” Seorang sahabat kemudian berkomentar, “Bagaimana jika seseorang menyukai pakaiannya tampak bagus, demikian pula alas kakinya (apakah termasuk sombong, pen.)?” Beliau kemudian menjawab, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sombong itu menolak kebenaran dan cenderung merendahkan orang lain.” (HR Muslim).

Artikel Lainnya:  8 Cara Menghilangkan Rasa Takut Dalam Diri

Jadi sombong itu 2 hal, yakni menolak kebenaran dan cenderung merendahkan orang lain.

Patut disyukurilah apabila dulu sebelumnya Anda susah dinasehati, dikasih tahu yang benar malah marah, egois, nggak mau ngalah; namun hari ini Anda jadi lebih legowo saat mendapatkan masukan dan nasehat.

Dan patut disyukuri pula apabila dulu sebelumnya Anda suka merendahkan orang lain, tidak ingin orang lain lebih hebat daripada diri kita; namun hari ini Anda tidak begitu memikirkan hal tersebut. Lebih baik, fokus membuat diri ini menjadi lebih baik daripada hari ke hari. Tidak ada urusan dan kepentingan untuk berlomba mengalahkan orang lain. Malah lebih baik lagi apabila saling bersinergi.

10. Anda rajin mengevaluasi

Sumber: Pexels.com

Dan satu hal yang sangat patut disyukuri adalah apabila Anda merasa bahwa waktu tak terasa berlalu, namun khawatir Anda melewatkan waktu-waktu tersebut dengan hal-hal yang tidak berguna.

Iya, perasaan seperti itu bagus. Daripada mereka yang santai terus, tidak mau peduli apakah waktunya diisi dengan kebaikan atau tidak, asal yang enak-enak dan senang-senang saja.

Padahal, tidak selamanya mereka bisa santai seperti itu terus. Kelak kita harus menghadapi banyak hal baru yang mungkin lebih menantang. Sekiranya kita tidak meningkatkan diri kita, kita akan kewalahan menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Terlebih lagi, apabila kita sudah wafat, kemudian di Akhirat nanti dihisab. Di Akhirat kelak, tidak ada orang yang tidak menyesal. Bahkan orang yang baik-baik pun menyesal, kenapa mereka tidak berbuat hal baik yang lebih banyak lagi.

Apalagi mereka yang kurang berbuat baik, lebih banyak lalainya, bahkan hari-harinya dipenuhi dengan kemaksiatan; pastilah amat berat penyesalannya.

Nah, begitulah kurang-lebih hal-hal yang setidaknya dapat membuat Anda lega agar tidak begitu merasa seram dan sedih saat tak terasa waktu berlalu begitu cepat.

Namun, perlu digarisbawahi, bukan juga berarti kita merasa cukup dan puas dengan apa-apa yang sudah dilalui tersebut, sehingga tak perlu ada lagi yang dievaluasi dan ditingkatkan.

Sejatinya, pastilah pada 10 hal tersebut dan hal-hal lainnya lagi; masih banyak lagi yang kurang, perlu dievaluasi dan ditingkatkan lagi.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar

BAGIKAN

Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.