Ini 10 Alasan Kenapa Seseorang Mau Ikut Organisasi, Penasaran Kan Kenapa Temanmu Kok Sibuk Banget

Ini 10 Alasan Kenapa Seseorang Mau Ikut Organisasi, Penasaran Kan Kenapa Temanmu Kok Sibuk Banget
Sumber ilustrasi: http://fusiteknikum.blogspot.co.id

Sepengalaman kita sewaktu di Sekolah, Kampus, bahkan sampai di tengah-tengah masyarakat; ada orang yang dia aktif banget bahkan sibuk dengan kegiatan-kegiatan di sebuah organisasi. Ada pula orang yang dia tidak ikut dengan organisasi, biasa-biasa saja aktivitas hariannya, nggak sibuk-sibuk banget kecuali kalau ada tugas dari Sekolah, kuliah, atau kantornya.

Bagi teman-teman kita atau mungkin diri kita sendiri yang tidak ikut organisasi apapun, penasaran bertanya-tanya kenapa yah orang lain itu kok aktif banget di organisasi itu? Supaya apa?

Nah, menurut hemat yang saya amati, paling kemungkinannya ada 10 alasan kenapa seseorang mau ikut dan aktif di sebuah organisasi.

1. Bisa dapat uang

Ada kalanya seseorang semangat untuk ikut organisasi, karena kalau aktif di sana nanti bisa dapat uang. Meski modelnya bisa bermacam-macam, baik yang legal maupun ilegal.

Yang legal, misalnya dirinya memang diupah atas pekerjaan-pekerjaannya. Atau, dia ikut lomba dan dapat hadiahnya buat dirinya. Atau, dia dapat profit walau sedikit dari sisa biaya akomodasi seperti bensin, pulsa, dan sebagainya.

Yang ilegal, lumayan banyak. Seperti misalnya memanipulasi kebutuhan dana, penyelewengan rencana belanja, korupsi, menjadi ‘pasukan nasi bungkus’ untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu, menjadi preman bayaran, dan sebagainya.

2. Bisa dapat sertifikat

Ini fakta, terkadang pernah aktifnya seseorang di sebuah organisasi, itu bisa memudahkan diri untuk mendapatkan kerja ataupun investasi. Seperti misalnya pernah jadi ketua OSIS, pernah jadi ketua BEM, pernah menang lomba karya ilmiah, dan sebagainya.

Barangkali alasan yang kedua ini agak mirip dengan alasan pertama di atas, intinya mendapatkan keuntungan materi. Hanya saja, alasan pertama di atas keuntungannya bisa didapat agak cepat dan terkadang secara langsung. Namun, kalau soal sertifikat, keuntungan materinya tidak langsung, melainkan jangka panjang.

Artikel Lainnya:  Membanding-Bandingkan Diri Seseorang dengan Orang Lain? Jangan Sembarangan Lho! Harus Pakai Ilmunya

Meski bisa saja dia pakai sertifikatnya untuk kegiatan sosial atau yang lainnya, bukan untuk cari keuntungan.

3. Melatih soft skill

Meskipun setiap manusia pasti biasa berinteraksi dengan manusia lainnya, namun terkadang ada beberapa terkendala dalam interaksi tersebut. Seperti misalnya:

Terkadang kendala-kendala tersebut bisa dicegah maupun diatas dengan beberapa tips tertentu. Nah, tips-tips tersebut biasa disebut “soft skill“.

Dan normalnya kita bisa dapat banyak tips-tips tersebut bila sehari-hari kita aktif di sebuah organisasi.

4. Melatih skill khusus (hard skill)

Hard skill ini biasanya merujuk pada skill khusus, yang kadang lebih bersifat teknis. Misalnya skill fotografi, skill akuntansi, skill desain grafis, dan sebagainya.

Hal-hal seperti itu tentu dibutuhkan dalam berbagai organisasi. Bahkan terkadang para anggotanya diberi training secara intensif oleh pihak yang expert.

5. Ingin berkontribusi bagi masyarakat, menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama

Ada kalanya dorongan seseorang itu untuk aktif di organisasi itu tulus, tidak mencari keuntungan pribadi. Semata-mata ingin berkontribusi, ingin dirinya bisa menjadi bermanfaat bagi banyak orang.

Meski tentu saja mencari keuntungan pribadi tidaklah salah, asalkan halal.

Misalnya dia aktif di organisasi sosial kemasyarakatan.

6. Menambah jaringan (networking)

Efek samping yang normalnya terjadi bila aktif di organisasi adalah, akan mendapatkan banyak kenalan.

Banyak kenalan pun merupakan termasuk sebuah ‘keuntungan’. Bisa jadi dengan kenalan tersebut kita bisa mendapatkan pahala silaturahmi, partner bisnis, sumber informasi, atau yang lainnya.

7. Biar ada kegiatan aja, daripada nganggur

Ada kalanya biasanya saat dia pulang dari Sekolah, Kampus, ataupun Kantor; kemudian dia nganggur di Rumah karena memang nggak ada kerjaan.

Artikel Lainnya:  Walah, Pemain Pokomen Go Datang ke Masjid Cuma Buat Tangkap Pokemon Doang

Makanya, daripada nganggur gitu, dia berpikir mending ikut organisasi aja biar ada kerjaan.

8. Biar terlihat keren aja, bisa jadi efek sampingnya terkenal dan mudah dapat jodoh

Bagi sebagian orang katanya gabung di organisasi itu terkesan rada keren. Misalnya OSIS, BEM, dan sebagainya. Katanya sih, kalau aktif banget di situ, apalagi memiliki posisi penting, maka bisa jadi famous bahkan menarik perhatian orang. khususnya lawan jenis.

9. Disuruh

Adakalanya seseorang masuk organisasi karena dia disuruh orang lain. Baik itu disuruh orang tuanya, kakaknya, seniornya, dan sebagainya.

Meski bisa jadi kata-katanya bukan “menyuruh”, tapi “merekomendasi”.

10. Ingin mencari pahala dari Allah

Nah inilah motivasi yang terbaik. Tujuan dia ikut berorganisasi adalah, karena ia berharap kontribusinya akan dibalas pahala oleh Allah. Apalagi kalau organisasinya itu spesifik organisasi Islam, yang memang aktivitasnya adalah mengkaji Islam, beramal sholeh, dan berdakwah. Meski memang tidak mesti organisasinya spesifik soal Islam, organisasi lainnya pun juga berpotensi mendatangkan pahala.

Kalau seperti itu, maka wajarlah teman Anda begitu semangat aktif di organisasi tersebut, karena memang potensi pahalanya luar biasa.

Maka dari itu, sekiranya Anda hendak ikut aktif berorganisasi pula, pastikanlah dorongan Anda adalah untuk mendapatkan pahala dari Allah dengan cara banyak memberikan kontribusi.

Nah, setidaknya, begitulah biasanya 10 alasan kenapa seseorang mau aktif di sebuah organisasi. Semoga informasi ini bermanfaat yaa…

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar