Apa Bedanya Joget, Dance, Menari, dan Senam?

Ada yang tahu nggak apa bedanya joget, dance, menari, dan senam?

Sebenarnya kurang-lebih sama aja. Kalian bisa cek di Google Translate dan KBBI.

Buka aja Google Translate dan KBBI. Nanti akan kelihatan tuh, dance itu artinya bisa dansa atau menari. Sementara joget itu juga artinya menari. Cuman kalau senam itu, setahu saya yaa, agak lebih khusus dirancang untuk tujuan kesehatan.

Tapi yang mau saya bahas itu gini… Kadang ada sebagian orang itu, ketika dia stress, kayak terlalu “mendewa-dewakan”, sorry to say yaa, kayak dugem gitu. Kelab malam. Kalau kata sebagian anak Jaksel & SCBD, party time gitu.

Salah satu alasannya, karena ketika dance itu, tubuhnya jadi seger, pikirannya jadi fresh, lebih enak.

Nah sebenarnya itu kan karena tubuhnya bergerak, sehingga peredaran darahnya lancar, makanya kerasa seger gitu. Mirip kayak kalau senam atau olahraga.

Terkait manfaat senam, kalian bisa cari sendiri jurnal-jurnal ilmiahnya banyak.

Nah jadi mendingan pilih senam atau olahraga aja sekalian kan, lebih bagus gitu. Selain gerakannya lebih sehat, dan halal pastinya. Ngapain pilih yang haram ke dugem.

Kalau di saya yang mungkin agak serupa walau nggak sampai haram, saya pernah pas saya lagi kepingin ngemil yang manis-manis, saya beli cemilan yang harganya sekitar Rp50.000an. Yaudah, beli, makan, dalam waktu singkat, habis, ngidamnya terpenuhi, selesai. Nah tapi sebenarnya, kalau cuman pingin mengikuti ngidam yang manis-manis, bisa aja saya cukup beli wafer atau apa gitu yang harganya Rp2.000an. Sama aja kan, dari sisi efek emosionalnya, sama-sama bisa dihabisin dalam waktu singkat, ngidamnya terpenuhi, lumayan kan, hemat Rp48.000.

Jadi yang namanya mengurangi atau bahkan menghilangkan kebiasaan buruk itu sama konsep umumnya, yaitu dialihkan ke hal lain.

Kita itu secara ujung-ujungnya, at the end of the day, tetep mendapatkan kesenangan & kebahagiaan. Cuman caranya aja yang diubah. Misalnya sebelumnya bahagia lewat A, terus diubah bahagianya lewat B. Mungkin berat meninggalkan A dan menyesuaikan dengan B. Tapi yang lebih penting itu rasa seneng & bahagianya itu bisa didapat, dengan cara yang benar.

Kalau kata quotes jadul itu, banyak jalan menuju Roma.

Kalau ada jalan yang halal, nggak haram, lebih efisien, yaa why not, kenapa nggak pilih jalan itu aja?

Biar diri kita di masa depan nanti, berterima kasih ke diri kita di masa sekarang ini. Bagus kan?


Sumber gambar: https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-melompat-sambil-mengangkat-kedua-tangannya-1701200/

Jangan lupa follow juga Brave and Force di Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Twitter, & Telegram ya Guys yaa.