Katanya Uang Bukan Segalanya, Tapi Hampir Segalanya Butuh Uang, Terus yang Bener Gimana Ya?

“Bang, mau nanya nih..”

Oh iya.

“Kan katanya uang bukan segalanya, tapi hampir segalanya butuh uang, terus yang bener gimana ya?

Iyaa dua-duanya ada benernya sih. Cuman mungkin kadang perlu dibuatkan aja urutannya, apa yang penting bagi kita.

Misalnya, bukti bahwa uang bukan segalanya, toh kita bisa aja menolak tawaran uang jutaan, tapi cara dapetin uang itu dengan mencuri, korupsi, menipu, bahkan membunuh orang. Kayak begal, koruptor, pengedar narkoba, dan lain-lain. Atau bahkan jualan online juga bisa kan bohong pasang foto profilnya bagus, kasih janji-janji yang berlebihan, tapi nanti dikasih barangnya yang jelek-jelek aja.

Nah itu kan peluang cuannya gede’. Tapi mau nggak kita ambil? Jadi begal gitu? Jadi koruptor gitu? Nggak mau kan. Berarti ada kalanya, prinsip itu lebih berharga dari pada uang. Nggak papa kita melewatkan peluang uang banyak gitu, selama prinsip kita tetep kita pegang.

Di kasus ini, yang nggak lebih penting daripada prinsip saya.

Nah tapi di sini lain, uang tetep lebih penting daripada hal lain. Misalnya, kalau saya pribadi nih yaa, saya nggak ngerokok. Nggak suka rokok. Jadi menurut saya, uang lebih penting daripada rokok. Nggak apa-apa saya dikatain pelit nggak mau beli rokok.

Contoh lain lagi, saya suka nonton anime. Tapi kalau kerjaan saya masih banyak, maka saya lebih mentingin kerjaan saya dulu, yang ada cuannya, daripada nonton anime. Nggak apa-apa saya dikatain lebih mentingan cuan daripada hobi nonton anime saya. Yaa memang saya maunya gitu.

Nah jadi sebenarnya itu soal urutan aja.

Yang bahaya itu kalau uang Anda taruh di urutan nomor 1. Misalnya tega membegal orang demi cuan, nah itu baru nggak bener. Atau bahkan nggak apa-apa saya murtad, kalau saya dikasih duit 1 triliun. Nah ini bahaya.

Tapi kalau uang kita taruh di urutan, yaa mungkin nomor 3, atau nomor 7, nomor 8, yaa silahkan aja.


Sumber gambar: https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-memegang-mata-uang-dompet-8764611/

Jangan lupa follow juga Brave and Force di Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Twitter, & Telegram ya Guys yaa.