Nggak Usah Pakai To-Do List, Karena To-Do List Itu Nggak Efektif? Benar Kah Begitu?

“Bang, katanya kita itu jangan pakai to-do list, karena itu nggak efektif. Lebih bagus pakai kanban board, journaling, time blocking, dan lain-lain..”

Iya memang betul. Saya jua pakai kanban board, time blocking, dan sebagainya itu.

Cuman memang saya maksud “to-do list” itu dalam artian makna bahasa yaa. Maksudnya yaa daftar apa aja yang mau kita kerjain. Soal format & bentuknya gimana, yaa bebas aja.

Jadi kalau menurut hemat yang saya pahami, kanban board, time-blocking, dan sebagainya itu yaa sama aja sebenarnya, to-do list-to-do list juga.

Bahkan kalau nggak kita tulis, cuman di kepala kita aja kita bayangin, itu termasuk to-do list juga. Termasuk definisi to-do list juga sih itu, kalau definisi secara bahasa yaa, yang di Kamus.

Kecuali mungkin kalau journaling itu agak beda yaa, dia ada campuran antara to-do list, plus semacam diary, dan lain-lain.

Nah jadi itu tadi yaa, kalau menurut hemat saya, to-do list itu tetep efektif. Bahkan sangat-sangat-sangat efektif. Sangat-sangat-sangat powerfull. Banyak orang sukses, kayak para manajer yang kredibel itu, pasti pakai to-do list.

Kalian boleh cek, salah satu standar kompetensi seorang manajer yang sangat penting itu adalah, seberapa handal dia membuat perencanaan, dan merealisasikan rencananya itu.

Terkait format atau jenis atau bentuknya gimana, itu terserah lah, sesuai preferensi & keperluan masing-masing aja lah yaa.


Sumber gambar: https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-buku-catatan-penulisan-pensil-4238511/

Jangan lupa follow juga Brave and Force di Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Twitter, & Telegram ya Guys yaa.