Penyebab Stress VS Perasaan Stress

Angka stress di Indonesia masih tinggi, nggak kurang dari 30%, bahkan termasuk dialami gen-Z.

https://www.ugm.ac.id/id/berita/23086-hasil-survei-i-namhs-satu-dari-tiga-remaja-indonesia-memiliki-masalah-kesehatan-mental

https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20211007/1338675/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia/

https://dataindonesia.id/ragam/detail/generasi-z-indonesia-paling-stres-dibandingkan-x-dan-milenial

Bahkan stress-nya ini nggak kunjung reda, masih rutin terus berhari-hari.

Nah mungkin, karena masih banyak yang belum tahu perbedaan antara menghadapi perasaan stress, dengan menghadapi penyebab stress.

Kalau menghadapi perasaan stress, caraya bisa banyak, bisa sekadar tidur, ngemil, main game, nonton film kocak, jalan-jalan, atau healing kalau kata orang zaman now, dan sebagainya. Bahkan termasuk ibadah & berdo’a juga bisa.

Nah kalau menghadapi penyebab stress, yaa hadapi masalahnya. Apakah masalah hutang, atau tugas Kampus & tugas Kantor yang banyak, cemburu, sakit, lapar, butuh uang, barang rusak, dan sebagainya.

Nah terus mendingan yang mana yang kita lakukan? Menghadapi perasaan stress? Atau penyebab stress?

Yaa 2-2nya bisa-bisa aja. Tapi yang jangan sampai lupa & terlewat itu, yaa hadapi penyebab stress-nya. Karena banyak orang misalnya kalau cuman menghadapi perasaan stress, let’s say healing gitu, yaa kalau healing doang tapi masalahnya nggak dihadapi, nanti perasaan stress-nya muncul lagi, masak jadi bulak-balik healing lagi?

Ibarat atap bocor, air yang jatuh kita pel, beceknya hilang. Tapi ntar jatuh lagi airnya, karena atap bocornya nggak ditutup.

Nah agar bisa menghadapi masalahnya, yaa tingkatin kapasitas diri sih. Saya udah banyak bahas dari kemarin-kemarin yaa, soal formula sukses, pareto, manajemen keuangan, manajemen kesehatan, dan nanti ke depannya insyaAllah saya akan tetep update konten-konten lainnya. Atau pelajari konten lainnya juga banyak. Memang intinya di awal harus belajar, siapkan resource, system, lalu mulai eksekusi. InsyaAllah perlahan masalah-masalah akan bisa teratasi.


Sumber gambar: https://news.uga.edu/wp-content/uploads/2022/11/GettyImages-1349826315-scaled.jpg

Jangan lupa follow juga Brave and Force di Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, Twitter, & Telegram ya Guys yaa.